garuda2BANDAR LAMPUNG (Lampost): Bandara Radin Inten II dipastikan mulai diperluas tahun 2013. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah memastikan pembangunan terminal penumpang dan landasan pacu baru.

=========

Menurut Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekprov Lampung Arinal Djunaidi, Kemenhub sudah memberi kepastian akan membangun terminal penumpang dan runway atau landasan pacu untuk mendukung penerbangan internasional pada 2013.

Sementara itu, landasan pacu yang lama rencananya tetap digunakan untuk jalur penerbangan domestik. "Meskipun akan membangun terminal dan landasan yang baru, perluasan tetap dilakukan di sekitar bandara yang sekarang. Tidak dipindahkan ke lokasi yang lain," kata Arinal, Kamis (15-3).

Menurut Arinal, saat dihubungi usai mengikuti pertemuan dengan Kemenhub di Jakarta, sebagai langkah awal pembangunan itu, bulan depan akan ada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Lampung dan Menteri Perhubungan, atau yang mewakili tentang pembangunan Bandara Radin Inten II.

Pada MoU itu akan dituangkan tanggung jawab Pemprov dan Kemenhub pada pembangunan dan pengembangan bandara yang terletak di Branti, Lampung Selatan itu.

"Isi perjanjian dalam MoU itu masih dibahas secara intensif antara Biro Hukum Pemprov dan Kemenhub. Mudah-mudahan April mendatang sudah ada penandatanganan agar pembangunan cepat dimulai," kata mantan Kepala Dinas Kehutanan Lampung itu.

Masterplan dan DED

Arinal mengatakan setelah MoU itu, Kemenhub rencananya langsung memulai penyusunan masterplan dan detail engineering desain (DED).

Mengenai keterlibatan Bakrie Group dan Angkasa Pura dalam pengembangan bandara, kata Arinal, masih ada kemungkinan karena Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. terbuka kepada siapa saja, baik pemerintah maupun swasta yang ingin terlibat dalam percepatan pembangunan bandara.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Lampung Ishak mengatakan Bandara Radin Inten II ke depannya terus diperluas hingga mencapai 206,57 ha. Sementara itu, saat ini luasnya baru 96 ha.

Terminal keberangkatan rencananya dipindahkan ke seberang landasan pacu yang sekarang. Dalam membangun terminal baru ini, Pemprov akan menggandeng pihak swasta, salah satunya PT Bakrie Infrastruktur yang merupakan anak perusahaan dari Bakrie Group.

Sementara itu, menunggu pembangunan terminal baru, tahun ini Pemprov Lampung dan Kemenhub juga akan memperluas ruang tunggu bandara untuk mengatasi banyaknya calon penumpang yang tidak kebagian tempat duduk saat menunggu jadwal keberangkatan pesawat.

Ishak menjelaskan Pemprov telah menganggarkan perluasan ruang tunggu VIP bandara senilai Rp1,5 miliar. Sementara itu, ruang tunggu umum akan diperluas dengan anggaran dari Kementerian Perhubungan.

"Untuk ruang tunggu umum ini kemungkinan akan dibuat dua lantai di atas ruang tunggu yang sekarang seluas 500 meter persegi. Jika sudah selesai, ruang tunggu ini bisa menampung sekitar 700 sampai 800 orang. Dengan demikian, tidak ada penumpang yang tidak kebagian tempat duduk meskipun dalam kondisi padat," kata dia. (LIN/K-2)

Sumber : http://lampungpost.com/bandarlampung/28177-2013-bandara-radin-inten-ii-diperluas-.html