b_140_0_16777215_00___images_berita_2014_rest-area-ANTARA.jpgSepeda motor sebenarnya tak disarankan digunakan sebagai kendaraan mudik. Meski demikian, animo masyarakat untuk mengandalkan kendaraan roda dua ini masih cukup tinggi. Agar tak terjadi kecelakaan akibat kelelahan, pemudik yang menggunakan sepeda motor disarankan memanfaatkan area peristirahatan yang disediakan.

Fasilitas mudik gratis yang diadakan berbagai instansi pemerintah maupun swasta ternyata tak lantas mengurangi jumlah pemudik sepeda motor.

 

“Sepeda motor memang tidak disarankan dipakai, tapi tetap ada saja yang merasa lebih praktis kalau naik motor,” ucap Marjanto, Kepala Seksi Angkutan dan Terminal, Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo), Jumat (25/7/2014).

Tahun ini, pemudik dengan sepeda motor diramal bertambah. Dibanding tahun lalu, volume sepeda motor diperkirakan naik sebesar 0,8%. Jika pada 2013 lalu jumlahnya sekitar 2.507.096 sepeda motor, tahun ini dimungkinkan mencapai 2.527.153 sepeda motor.

Sebagai antisipasi terjadinya kecelakaan akibat pemudik yang kelelahan, Dishubkominfo Sleman bersama Dinas Perhubungan Provinsi DIY menyediakan rest area atau area peristirahatan. Sejumlah jembatan timbang telah ditutup sejak H-7 Lebaran karena dialihfungsikan menjadi area peristirahatan.

 

Setidaknya ada tiga titik area peristirahatan yang yang memanfaatkan jembatan timbang di wilayah Sleman. Titik tersebut berada di Jembatan Kalitirto Berbah di Jalan Solo Jembatan Timbang Tamanmartani Kalasan di Jalan Solo, dan Jembatan Timbang Kulwaru di Wates.

Pemudik dengan sepeda motor bisa beristirahat di tiga titik tersebut dan menikmati beberapa fasilitas pendukung yang disediakan. Pemanfaatan jembatan timbang sebagai area peristirahatan akan dilakukan hingga H+7 Lebaran.

Sementara itu, Bupati Sleman, Sri Purnomo meminta para pemudik tetap mematuhi aturan lalu lintas. Hal itu tentu untuk mengurangi risiko kecelakaan selama arus mudik hingga balik. “Kalau capai silakan istirahat di rest area biar tidak terjadi kecelakaan di jalan karena kecapaian,” ucap Sri Purnomo.

 

Sumber : harianjogja.com

b_140_0_16777215_00___images_berita_2014_ilustrasi-pemudik-bersepeda-motor.jpgSepeda motor sebenarnya tak disarankan digunakan sebagai kendaraan mudik. Meski demikian, animo masyarakat untuk mengandalkan armada roda dua tersebut masih cukup tinggi. Diperkirakan jumlah pemudik menggunakan sepeda motor naik 0,8%.

“Sepeda motor memang tidak disarankan dipakai, tapi tetap ada saja yang merasa lebih praktis kalau naik motor,” ucap Marjanto, Kepala Seksi Angkutan dan Terminal, Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo), Jumat (25/7/2014).

 

Pemudik dengan sepeda motor tahun ini diramal bertambah. Dibanding tahun lalu, volume sepeda motor diperkirakan naik sebesar 0,8 %. Jika tahun 2013 lalu jumlahnya ada 2.507.096 sepeda motor, tahun ini dimungkinkan mencapai 2.527.153 sepeda motor.

Sebagai antisipasi terjadinya kecelakaan akibat pemudik yang kelelahan, Dishubkominfo Sleman bersama Dinas Perhubungan Provinsi DIY menyediakan area peristirahatan di Jembatan Kalitirto Berbah Jalan Solo, Jembatan Timbang Tamanmartani Kalasan Jalan Solo dan Jembatan Timbang Wates . Sejumlah jembatan timbang telah ditutup sejak H-7 lebaran karena dialihfungsikan menjadi area peristirahatan. Pemanfaatan jembatan timbang sebagai area peristirahatan akan dilakukan hingga H+7 lebaran.

Lonjakan pemudik sepeda motor juga diantisipasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dengan puskesmas siaga 24 jam. Seluruh puskesmas di Sleman akan tetap beroperasi, termasuk 5 puskesmas rawat inap, yaitu Puskesmas Kalasan, Puskesmas Ngemplak 1, Puskesmas Sleman, Puskesmas Mlati 2, dan Puskesmas Minggir.

 

Sumber : harianjogja.com

b_140_0_16777215_00___images_beritafoto_Juli_2014_25_juli_071537_wamenhub.jpg

Wamenhub Bambang Susantono bersiap memantau Pantura dari udara menggunakan helikopter (Herianto/detikcom)

Jakarta - Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Bambang Susantono akan memantau jalur Pantura dan sekitarnya lewat udara pagi ini. Pemantauan tersebut dilakukan menggunakan helikopter.

Bambang tiba di Bandara Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (25/7/2014) jam 07.04 WIB. Rencananya, ia akan meninjau jalur Pantura bersama Dirjen Hubungan Darat, Deputi Bidang Operasi Basarnas, Dir LLAJ, dan ADC.

"Ini kita memantau udara jalur Pantura. Jadi ada penggambaran bagaimana titik macetnya, dan dimana saja lokasinya.
Pemantauan sisi udara ini penting. Nanti setelahnya bisa dilihat bagaimana solusinya," kata Humas Kementerian Perhubungan JA Barata kepada detikcom di Bandara Halim Perdanakusuma.

Menurut jadwal, Bambang memantau naik helikopter pukul 07.30 WIB. jalur yang akan dipantau dari udara adalah Cikopo, Pamanukan, Cirebon, Pemalang/Comal, Semarang. Setelah itu helikopter yang membawa rombongan akan kembali lagi ke Bandara Halim Perdanakusuma.

Seperti diketahui, jalur Pantura sangat penting dan menjadi urat nadi utama transportasi darat. Jalur ini selalu menjadi perhatian, apalagi saat Lebaran karena jadi perlintasan arus mudik.

H-2 Lebaran ini, lalu lintas di Pantura diperkirakan sangat padat. Ada banyak titik-titik kemacetan seperti simpang Jomin, Comal, dan lain-lain.

Saat ini Bambang sedang melakukan koordinasi bersama tim yang akan berangkat mengenai rute yang akan dilintasi. Pemantauan dijadwalkan selesai siang hari.

Sampah makanan dan minuman juga terlihat berserakan di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Lokasi itu Jumat diri hari tadi terlihat dijadikan tempat berkumpul beberapa kelompok SOTR.

Sumber: http.news.detik.com

b_140_0_16777215_00___images_berita_2014_20140724_170740_presiden-sby-pantau-posko-nasional-angkutan-lebaran.jpgPresiden Susilo Bambang Yudhoyono memantau arus mudik di Posko Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Kementerian Perhubungan di Gedung Cipta, Jakarta, Kamis (24/7/2014) sore.

SBY hadir bersama Wakil Presiden Boediono, Menteri Pertahanan Djoko Suyanto, Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan, Menteri BUMN Dahlan Iskan, dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi.

Kedatangan rombongan SBY molor satu jam dari agenda awal, yakni pukul 14.30 WIB. Begitu sampai di posko, SBY langsung naik ke atas panggung kecil, menghadap ke ruang pemantauan.

Wamen Perhubungan Bambang Susantono memandu pantauan SBY dengan memberikan penjelasan-penjelasan terkait fasilitas dan kerja tim di Posko Kemenhub.

"Kami memantau arus pergerakan dari darat, laut, dan udara. Dapat kami sampaikan, arus mudik tahun ini terjadi lebih awal. Kami berharap puncak arus mudik tidak terlalu ekstrem," ujar Bambang.

Setelah itu, SBY beserta rombongan duduk menghadap monitor besar dan melakukan teleconference ke sepuluh pusat arus mudik, yaitu Terminal Tirtonadi, Stasiun Gubeng, Bandara Sultan Hassanudin, Pelabuhan Sampit, Pelabuhan Kumai, Pelabuhan Merak, Pelabuhan Batam, Pelabuhan Ketapang, Bandara Juanda, dan Stasiun Solo Balapan.

 

Sumber : tribunnews.com

b_140_0_16777215_00___images_berita_2014_20140722_Guntur-Aga_Jalur-S.jpgDinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja menyediakan tempat khusus untuk mengakomodasi para pemudik yang kelelahan saat memasuki wilayah Jogja. Tempatnya yakni rest area di selatan Terminal Giwangan Jogja. Pembuatan tempat rehat tersebut juga untuk menyikapi padatnya jalur selatan. Itu sebagai dampak pengalihan arus dari jalur utara akibat rusaknya Jembatan Comal di Pemalang, Jawa Tengah. Kepala Dishub Kota Jogja Wirawan Hario Yudho mengatakan, rest area tersebut mampu menampung hingga 15 kendaraan pribadi. Tempat itu akan beroperasi selama masa angkutan Lebaran.  Dalam rest area disediakan tempat tidur. “Di rest area ini pemudik bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya kemarin (22/7).


Wirawan menambahkan, secara teknis kelelahan tidak hanya berhubungan dengan jarak tempuh para pemudik. Kelelahan juga muncul akibat lamanya perjalanan. Terkait pengalihan jalur ke jalur selatan, menurut Wirawan, otomatis akan meningkatkan volume kendaraan yang melewati Jogja. Berdasarkan pantauan, banyak mobil pribadi yang dipakai mudik sudah mulai memasuki Kota Jogja. Sedangkan kendaraan besar seperti truk diarahkan melewati ringroad. “Supaya tidak semua kendaraan harus lewat Kota,” tuturnya. Selain itu, dari pantauan yang dilakukan, saat ini angkutan barang yang melewati DIJ telah mengalami peningkatan cukup signifikan. Pada hari biasa jumlah angkutan barang yang melewati DIJ berkisar 600 unit armada per hari.  Ketika ada pengalihan arus dari pantura ke jalur selatan, jumlah armada yang melintas sekitar 1.300 unit per hari. “Sejak ada pengalihan arus di pantura, ada peningkatan hingga 1.300 angkutan barang yang melintas di DIJ,” ujar Kepala Seksi Pengendalian Angkutan Barang Dinas Perhubungan DIJ Sigit SE.

 

Sumber : radarjogja.co.id

b_140_0_16777215_00___images_beritafoto_Juli_2014_23_juli_Apel_Mudik-ok.JPG

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan, EE Mangindaan secara resmi membuka posko nasional angkutan Lebaran di kantor pusat Kementerian Perhubungan pada Senin (21/7/2014).

Penyelenggaraan posko tingkat nasional ini menjadi satu hal yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) setiap tahunnya untuk memantau arus Lebaran mengingat Kemenhub merupakan koordinator dalam penyelenggaraan mudik.

"Adanya tujuan dibentuknya posko nasional ini melaksanakan pemantauan dan pengendalian lalu lintas angkutan Lebaran sekaligus mengkoordinasi antar pejabat atau yang terlibat langsung. Itu diharapkan permasalahan dapat termonitor sehingga angkutan Lebaran bisa berjalan tertib aman dan selamat," kata Menteri Perhubungan dalam sambutannya dalam apel siaga dan pembukaan posko di halaman Kemenhub, Jakarta.

Tidak hanya itu, untuk menjamin keselamatan para pemudik, Menhub juga mengimbau kepada para pemudik untuk tidak menggunakan kendaraan sepeda bermotor. Hal itu dilakukan karena angka tingkat kecelakaan yang tinggi saat mudik Lebaran didominasi oleh para pengendara sepeda motor.

"Seperti tahun lalu, mudik tahun ini yang mendominasi perjalanan mudik adalah sepeda motor. Menyikapi hal ini pemerintah mengimbau masyarakat tidak menggunakan sepeda motor. ltu karena sepeda motor bukan alat trasportasi yang didesain perjalanan jauh sehingga itu menganggu keselamatan," paparnya.

Mengantisipasi hal itu, Kemenhub juga telah menyediakan angkutan Lebaran gratis untuk motor yang pendaftarannya telah dilakukan dari 1 Juli 2014 hingga 16 Juli 2014.

Dari pembukaan pendaftaran pemudik motor gratis tersebut dicatatkan kemenhub telah berhasil menyaring sebanyak 11.157 unit sepeda motor. Jumlah itu terbagi lagi antara lain menggunakan truk sebanyak 2.272 unit, menggunakan kereta api 3.538 unit, kapal Ferry 471 unit, dan kapal laut 4.876 unit.

"Atas dasar evaluasi tahun sebelumnya, kali ini sudah dilakukan perbaikan baik sarana parsarana baik teknologi informasi, itu dimaksudkan membangun jalur komunikasi sehingga dapat cepat dan lancar," pungkas EE Mangindaan. (Yas/Ahm)

(Agustina Melani)

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/

Halaman 1 dari 292